Camat Kalirejo Tinjau Lokasi Jembatan Ambrol Sridadi – Sukosari

0
71

 

Lampung Tengah– Camat kalirejo , Priyadi S.IP M.M tinjau jembatan yang ambrol di dusun 3 kampung Sridadi perbatan kampung Sukosari kecamatan Kalirejo kabupaten Lampung Tengah Rabu(19/1/2022).

Jembatan penghubung kedua kampung tersebut kondisinya kini sangat mempeihatinkan akibat luapan air yang cukup deras di musim penghujan yang mengakibatkan banjir sehingga menggerus pondasi jembatan dengan aliran sungai dalam beberapa hari terakhir sehingga menyebabkan banjir serta kerusakan jembatan tersebut. Salah satunya adalah jembatan penghubung Antara kampung Sukasari dan kampung Sridadi .

Camat kalirejo Priyadi yang mendapatkan laporan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Kampung Sridadi, segera mendatangi lokasi di dampingi staf kecamatan beserta kedua aparatur kampung tersebut PJ Sukosari Susilowati, Rahmat Sugiarto selaku kasi pemerintahan mewakili kepala kampung Sridadi, serta beberapa aparatur terkait.

“Meski ada jalan alternatif untuk melintas, ini harus segera di benahi. Camat kalirejo Priyadi memerintahkan kedua kepala kampung segera membuat pelaporan dan proposal untuk dikasihkan ke Dinas terkait dan BPBD agar segera mendapatkan respon dan akan Dikawal langsung oleh camat Kalirejo supaya proposal segera direalisasikan oleh dinas terkait.

Langkah yang kita berikan agar kampung membuat beiner peringatan agar kendaraan roda 4 tidak melintas, dan untuk selanjutnya mengajukan ke Pu bina marga dan BPBD melalui dana tanggap darurat untuk di perbaiki atau di bangun itu harapan masyarakat.”kata Priyadi

Sementara itu, Pj Kepala Kampung Sukosari Susilowati,SE. menjelaskan, amblesnya gorong gorong tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga aliran air yang mengalir terlalu deras.

“Ini akan segera kita buat proposal untuk diajukan kepihak BPBD dan Dinas PU bina marga gak pake lama, Supaya Cepat Diproses Sehingga cepet direalisasikan” jelas Susi

Sugiarto selaku kasi pemerintahan menjelaskan bahwa jembatan penghubung antara kampung Sukosari dan kampung Sridadi ini dibangun sekira tahun 1986 sehingga kwalitas nya sudah menurun karna sudah dimakan usia belum lagi curah hujan belakangan ini cukup deras sehingga pondasinya kegerus air sehingga mengakibatkan jembatan penghubung antar kampung Ambrol.

Sugiarto berharap dinas terkait segera merespon proposal yang akan kami kirimkan sehingga masyarakat bisa nyaman kembali melewati jembatan dengan normal harapanya. (Azhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here