Camat Selfi Yang Suka Blusukan

0
65

Lampung Tengah – Camat Gunung Sugih Chandra Sukma disela2 pemantauan Fasilitas Kesehatan dan sosialisasi protokol kesehatan serta sosialisasi vaksinasi covid19 di Pondok Pesanteren Baitussalam Terbanggi Subing, menemukan 2 warganya nya yg sdh lanjut usia dan tdk dpt berjalan normal dikarenakan struk dan hanya dibantu dengan tongkat penyangga serta kursi roda.
Warga tersebut adalah mbah Partni (98) dan mbah Narwen (84) yg tinggal di Dusun Sidorejo III RT 24 RW 12 Kampung Terbanggi Subing Kecamatan Gunung Sugih.
Salah satu anaknya mbh Narwen menjelaskan, penyebab kondisi ibunya seperti ini dikarenakan kondisi yg sdh tua. Setelah bapak meninggal dan anak2nya menikah, ibu tinggal bersama kami, dijelaskan jg pendengaran ibu sdh berkurang, td saja ditanya Pak Camat siapa nama Lurahnya, dijawab oleh ibu nama lurah yg lama yg sdh pensiun. Senada jg yg disampaikan oleh keluarga mbah Partini.
Keseharian hidupnya mbah Partini dan mbh Narwen mengandalkan dari anaknya yg tinggal bersama dengannya, dimana anak2nya bekerja hanya sebagai buruh harian lepas.
Mbah Partini dan Mbah Narwen jg mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian pemerintah kepadanya selama ini.
Fathullah selaku Kepala Kampung Terbanggi Subing menyampaikan, bahwasanya mbah Partini dan Mbah Narwen ini sdh mendapatkan bantuan dari salah satu program bantuan pemerintah dan kami dari pemerintahan kampung jg memberi bantuan kepadanya, kami jg selalu memantau kondisi beliau, kami takut klo terjadi apa2 dgn beliau.
Sedangkan Chandra Sukma yg merupakan mantan Camat Seputih Agung Kab. Lampung Tengah menjelaskan, bahwa masih banyak potret kondisi masyarakat kita seperti mbah Partini dan mbah Narwen ini, selain melihat kondisi kampung2, setiap kali sy keliling, selalu sy tanyakan ada tidak warga kt yg sakit, jgn sampai Bapak Musa Ahmad selaku Bupati Lampung Tengah tahu duluan daripada sy, krn salah satu program beliau adalah meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat.
Sebenarnya masih banyak PR yg harus diselesaikan secara bersama-sama. Sinergitas antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kampung dan masyarakat sangat diperlukan. Bapak Bupati tdk akan pernah tahu kondisi masyarakatnya bilamana Pak Camat, Pak Lurah dan Masyarakat tdk ikut berperan aktif dlm membantu dan menginformasikan antar satu dgn yg lainnya.
Harapan sy kedepannya, kt semua dapat bekerjasama bahu membahu utk mewujudkan visi misi Bapak Bupati menjadikan “Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten terbaik se-Provinsi Lampung”, Kabupaten Lampung Tengah yg Berjaya.
Ia pun menambahkan, saya sampaikan pesan Bapak Bupati Musa Ahmad kepada Pak Lurah, agar tdk melakukan Pungli kepada masyarakat penerima bantuan pemerintah, Pak Lurah jg agar dpt mendata, memantau, membantu dan menginformasikan bila ada masyarakatnya mengalami kesulitan dlm proses pengusulan dan pendistribusian penerima bantuan dari pemerintah. (cs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here