Berakhir Sudah Pelarian Pepen Ditangan Tim Tekab 308 Polres Lamteng

0
439

Lampung Tengah,–Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah sikat DPO pelaku pencurian dengan kekerasan Pepen Alias Pendi Warga Kampung Banjar Ratu Kecamatan Kabupaten setempat, Selasa (17/07/18).

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lampung Tengah (Lamteng) AKBP. Slamet Wahyudi, S.IK, M.H, didampingi Kepala Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) (Lamteng) AKP Reski Maulana, S.H, S.IK, mengatakan, pelaku spesialis curas dan curanmor yang diamankan tersebut masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), karena beraksi di sejumlah TKP di Lampung Tengah.

“Terakhir pelaku ini terekam CCTV saat sedang beraksi di Alfamart Punggur medio Agustus 2017, melakukan pencurian kendaraan roda empat. Ketika itu, pelaku bersama rekan-rekannya melakukan pencurian kendaraan roda empat milik Alfamart. TEKAB 308 Polres Lampung Tengah langsung melakukan pada saat itu, namun komplotan ini berhasil kabur. Sehingga kita menerbitkan DPO, sampai pada saat pelaku berhasil ditangkap hari ini,” jelas Kapolres Lamteng AKBP. Slamet Wahyudi, S.IK, M.H.

Ditambahkan Kapolres, dalam penggerebekan di rumah pelaku Pendi alias Pepen alias Nopen di Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, itu juga ditemukan senjata api (Senpi) rakitan.

“Kita temukan senpi lengkap bersama amunisinya, dan peluru putih atau peluru dengan kualitas terbaik untuk jenis senjata api revolver. Barang bukti tersebut kita amankan bersama pelaku ke Mapolres Lamteng,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP. Reski Maulana, S.H, S.IK. Ditegaskan Alumnus AKPOL tahun 2006 ini, pelaku akan dijerat pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kita akan jerat pelaku dengan Pasal 363 dan 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, serta Undang Undang darurat tentang kepemilikan senjata api, yang ancaman maksimalnya seumur hidup,” tandasnya. (Iswan)