Berantas stunting, Lapas Gunung Sugih bersinergi dengan instansi lain

0
206

Lampung Tengah.–Bakti sosial Ikatan bidan indonesia Cabang Lampung Tengah dalam rangka HUT IBI ke 67 dengan mengambil tema Bersama Menuju Bangsa Sehat dan Berprestasi Dengan Meniadakan Stunting Bekerja sama dengan Puskesmas Gunung Sugih, PP dan PKB Lampung Tengah dan Instansi lainnya, di desa buyut udik.

Untuk mensukseskan program Nawacita Presiden dalam bidang kesehatan, dengan memproduksi bowel produksi narapidana sebagai wujud peran aktif Lapas di mata nasional dalam mensukseskan program ini.

Buyut udik termasuk salah satunya locus stunting ditunjuk oleh pusat, karena 23 balita dengan tumbuh kembang kurang maksimal (stunting). Hal ini disampaikan oleh Kepala Lapas Klas III Gunung Sugih, Syarpani saat memberikan sambutan di desa Buyut Udik, Lampung Tengah. Senin, 9/4

“Tugas kita semua bahwa stunting ini harus ditiadakan, untuk meniadakan stunting harus ada indikator yg harus dipenuhi sebagai wujud nyata dalam program peniadaan stunting ini. Negara harus hadir, dengan Kerja Bersama. Ujar Syarpani,

Sementara itu Kepala Kampung Buyut Udik, Johansyah sangat apresiasi kinerja Kalapas.

“Saya berterima kasih atas partisiipasi lapas, kami mendapat bantuan mck gratis, Karena stunting ini ada salah satunya karena sanitasi warga yg tidak layak, sehingga pemberian bowel gratis ini sangat membantu dalam pemeberantasan stunting”, tutup Johan.

Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis bowel/closet leher angsa oleh kalapas Kalapas Klas III Gunung Sugih kepada warga yang membutuhkan.(*)