Menjelang Musim Tanam, Anggota Dewan Dari Komisi II Tanggulangi Hama Tikus

0
81

Lampung Tengah – Dalam upaya untuk mengusir hama tikus yang merusak tanaman milik petani . Anggota Komisi 2 DPRD Lampung Tengah Sumarsono mengadakan gropyokan tikus bersama petani di Dusun 1 Kampung Ono Harjo, Kecamatan Terbanggi Besar, minggu( 29/7/18).

Puluhan petani bersama Anggota DPRD Lampung Tengah Sumarsono, dengan berbekal kompor gas yang di buat secara khusus dan juga belerang, melakukan pengusiran tikus dengan secara tradisional yaitu dengan gropyokan tikus bersama sama.Kegiatan ini dilaksanakan karena banyak populasi tikus yang merusak tanaman petani baik jagung, singkong dll. sehingga petani merugi karena panen mereka menurun.

”Tujuan dari kegiatan ini adalah membasmi tikus dengan gropyokan,untuk menyambut musim tanam depan. karena jika tikus tidak kita basmi di awal maka dia (tikus. red) akan beranak pinak dan menghabiskan tanaman yang baru dan di moment seperti inilah petani banyak menganggur kemudian karena panas akan berkumpul di pematang yang besar sehingga lebih mudah membunuhnya”ungkap Sumarsono.

Menurut keterangan yang di dapat dari petani, Sumarsono menyimpulkan bahwa kegagalan dari pertanian warga di rasakan ini akibat serangan tikus tersebut.

”Setelah panen padi kemarin, petani tidak pernah menikmati lagi hasil pertanian nya karena tikus ini . kita mulai gropyokan dari jam 8 hingga jam 10 sudah mendapatkan hasil 50 ekor lebih tikus. Artinya besok akan saya siapkan lagi bahan nya seperti belerang dan juga gas nya untuk gropyokan lagi.Tidak hanya di sini saja, tetapi juga di daerah lain, saya akan mendorong petani untuk melakukan gropyokan tikus ini”,ujar Anggota Komisi 2 Dprd Lampung Tengah ini.

Namun Sumarsono menyayangkan tidak ada koordinasi dari pihak PPL dengan petani,untuk mengatasi serangan hama tikus tersebut.

”Inilah yang kita sedih kan, maka nya kita minta kepada PUPT untuk menggerakan kaki – kaki nya, tangan tangannya, serta steakholder yang ada di bawah nya bagaimana bersinergi dengan petani, Dan petani jangan hanya di jadiin obyek tetapi harus di jadikan Subyek.Artinya kalau ada keluhan semacam ini pemerintah harus hadir, tetapi kalau saya ini adalah inisiatif yang menindak lanjuti hasil Reses beberapa waktu lalu, bapak bapak ini mengusulkan untuk di belikan belerang dan langsung saya apresiasi.Seminggu kemudian saya carikan belerang dan langsung aksi. Jadi inilah aksi nyata bagaimana kita serap aspirasi apa kebutuhan nya dan langsung kita realisasikan tidak hanya katanya katanya dan katanya ”pungkasnya Sumarsono.

Salah satu petani di kampung Ono Harjo, Sumarno, mengatakan dengan adanya hama tikus ini petani sudah melakukan berbagai cara mengusir nya salah satunya dengan gropyokan ini.

”Selain dengan cara gropyokan, petani juga memberikan umpan tikus menggunakan posfit(obat tikus.red), dan ada kelompok petani dengan menge belerang dan juga kompor untuk gropyokan seperti ini, Jadi masalah serangan tikus ini cukup dasyat sehingga tidak bisa di tolerir lagi maka kelompok tani disini sepakat melakukan gropyokan ini”Ucap Sumarno.

Sumarno juga menyampaikan terimakasih atas kepedulian dari anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Sumarsono, yang telah membantu gropyokan tersebut.
”Nah ini sangat bagus sekali seorang anggota Dewan terjun secara langsung tidak hanya janji janji, kita bisa membuktikan, memberikan solusi yang terbaik, membantu belerang . selain itu dari belerang untuk membasmi tikus, pak Sumarsono juga telah memberikan bantuan pupuk Cair serta bibit Jambu kristal dan sudah banyak yang kita dapat kan wakil Rakyat ini”tandasnya(ADV)